Shalawat
atas Nabi merupakan salah satu bentuk amalan ibadah yang agung dan mulia,
karena pada saat kita menghaturkan terima kasih kita atas Nabi dengan cara
bershalawat kepadanya, maka Allah SWT dan Nabi Kita Muhammad SAW juga membalas
sholawat kita dengan segera dengan balasan sepuluh kali lipat dari sholawat
yang kita sampaikan.
Sholawat
atas Nabi diharapkan bisa menjadi
pengiring dalam setiap hembusan nafas kita, baik dengan bacaan, lantunan yang
diiringi rebana maupun mengalunkannya di dalam hati.
Bahkan
dalam salah satu haditsnya, Rasulullah SAW pernah bersabda : “Jika orang bershalawat kepadaku, maka
para malaikat juga akan medoakan keselamatan baginya, untuk itu bershalawatlah
baik sedikit ataupun banyak”.
Dan sebagai umat Islam, Sholawat atas Nabi seyogyanya agar bisa menjadi kebiasaan atau wiridan kita sehari-hari karena melalui wasilah atau perantaraan Sholawat, kita berharap agar doa-doa yang kita mohonkan kepada Allah SWT dapat segera terkabul, dan lebih dari itu, dengan Sholawat kita bersama-sama berharap mendapatkan syafa’at dari Rasulullah SAW. Tidak lupa pada kesempatan yang sangat berharga ini, kami mengajak segenap Anggota GP Ansor dan hadirin semua untuk terus membiasakan diri membaca sholawat sebagai sarana dalam menciptakan tatanan kehidupan yang damai, rukun dan harmonis.
Lebih-lebih
apabila kita telah tahu bersama bahwa pada tanggal 17 April 2019 mendatang kita
bangsa Indonesia akan mengagendakan sebuah pesta demokrasi berupa Pemilu
Serentak untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, DPRRI, DPD, DPRD Provinsi
dan DPRD Kabupaten/Kota.
Untuk itu, meskipun ada agenda Pemilu Serentak
dan ada perbedaan pilihan, saya mengajak dan menghimbau kepada seluruh warga
masyarakat Kabupaten Magelang untuk tetap menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa demi kejayaan
bangsa dan negara kita Indonesia.
Marilah
kita teladani kebijakan politik dan tata Negara yang telah dicontohkan oleh
Nabi Besar Kita Muhammad SAW saat membangun negeri Madinah Al-Munawaroh pasca
hijrah dari Makkah ke Madinah, di mana saat itu penduduk Madinah yang terdiri
dari berbagai agama, suku dan kabilah ternyata bisa bersatu, guyub rukun dan
saling hormat-menghormati.
Tidak lupa kita bersama-sama mendoakan
Saudara-saudara kita yang baru saja tertimpa musibah tsunami dan gempa bumi di
Penghujung Barat Pulau Jawa, Lampung, Palu, Donggala dan Pulau Lombok agar
tetap diberi ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi berbagai ujian dari Alloh
SWT tersebut.
Dan semoga, datangnya Tahun Baru 2019 akan
membawa semangat
baru bagi kita dalam menjalani kehidupan yang lebih baik dan mengantarkan kita
menjadi insan yang semakin beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. Dengan
Sholawat semoga Negeri kita NKRI menjadi sebuah negeri yang baldatun thoyyibathun wa robbun ghofur serta
dijauhkan dari bala bencana. Amin
Allhumma Amin ***) Widodo Anwari, S.Sos