Tidak terasa pada bulan Januari 2019
ini adalah bulan terakhir saya bersama Bapak Muhammad Zaenal Arifin, SH. mengemban
amanah masyarakat Kabupaten Magelang sebagai Bupati/Wakil Bupati Magelang untuk periode
tahun 2014-2019.
Untuk itu pada kesempatan
yang membahagiakan ini, perkenankan kami secara pribadi menyampaikan permohonan
maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Magelang pada umumnya, serta kepada seluruh
Jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang pada khususnya, apabila
selama lima tahun terakhir ini dijumpai beberapa hal yang masih kurang dan
belum sempurna di bidang kerja apa pun.
Selama lima tahun tersebut,
kami telah berupaya memberikan yang terbaik yang kami punya demi semakin Semanahnya
masyarakat Kabupaten Magelang yang kita bersama cinta.
Selanjutnya tidak lupa kami
menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang
telah membantu meringankan dan memperlancar tugas-tugas kami beserta Bapak Wakil
Bupati Magelang selama lima tahun terakhir ini, utamanya kepada Bapak Pj Sekretaris Daerah, para
Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati,
segenap Kepala Badan, Kepala
Dinas, Kepala Bagian, Kepala Kantor, Camat, para pejabat Eselon III dan IV, Segenap
Kepala Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Magelang, serta seluruh karyawan-karyawati jajaran Pemerintah
Kupaten Magelang.
Kami menyadari, tanpa
bantuan dari Bapak/Ibu seluruhnya, maka kami selaku unsur Pimpinan Daerah tentu
tidak dapat banyak berbuat untuk memberikan manfaat dan maslahat bagi segenap lapisan masyarakat.
Ucapan terima kasih juga
kami sampaikan atas semangat, kesungguhan, kerja keras dan ketulusan Bapak/Ibu sekalian dalam
melaksanakan tugas sesuai Tugas Pokok dan Fungsi masing-masing, yang hakekatnya
secara langsung maupun tidak langsung, telah membantu tugas-tugas kami dalam
mewujudkan visi Kabupaten Magelang yaitu :
Terwujudnya Kabupaten Magelang
Yang Semakin Semanah (Sejahtera Maju dan Amanah).
Namun dalam rangka mencapai
visi tersebut, secara pribadi saya kerap bertanya kepada diri sendiri. Saya
yakin hal ini juga menjadi pertanyaan banyak orang di Kabupaten Magelang.
Pertanyaan yang tulus dan jujur itu adalah : Bisakah Kabupaten Magelang
menjadi semakin maju ? Bisakah daerah yang kita cintai ini menjadi tempat yang
semakin aman, rukun, damai dan semakin sejahtera ? Tentu diperlukan usaha keras dan sinergitas
dari seluruh warga masyarakat untuk menjawab pertanyaan tersebut.
Selanjutnya perlu disampaikan bahwa kekompakan, kebersamaan, stabilitas dan kondusifitas jajaran
birokrasi, merupakan salah satu modal yang amat penting dalam mewujudkan visi pembangunan. Oleh karena itu
kami berharap jajaran birokrasi Kabupaten Magelang tetap solid dan profesional dalam
melaksanakan tugas-tugasnya.
Hal ini perlu kami tegaskan,
mengingat kekompakan dan kebersamaan seluruh jajaran birokrasi di lingkungan
Pemerintah Kabupaten Magelang, menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar,
bagi kelancaran pelaksanaan Pembangunan dan pelayanan kepada seluruh lapisan
masyarakat.
Untuk itu
kami berharap program-program dan kegiatan yang telah terbangun dan telah
dicapai dengan baik di Kabupaten
Magelang selama ini untuk dapat dilanjutkan.
Insya
Allah, kami bersama Bapak Edi Cahyana,
SE, pada tanggal 29 Januari 2019 besuk akan dilantik sebagai Bupati dan
Wakil Bupati Magelang untuk Periode 2019-2024. Kami bersama Wakil Bupati
Magelang yang baru terus mengharapkan doa restu dan dukungan dari Bapak/Ibu
sekalian dan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Magelang untuk melanjutkan
setiap tahapan dan program pembangunan dengan memperbaiki yang masih kurang,
menyempurnakan yang belum memenuhi harapan dan menyelesaikan yang belum tuntas.
Selanjutnya
kami juga berpesan kepada seluruh jajaran birokrasi di lingkungan Pemerintah
Kabupaten Magelang, agar senantiasa meningkatkan kinerja dan profesionalitas
dalam bekerja, serta mengabdi secara ikhlas dan tanpa pamrih demi terciptanya
kemakmuran masyarakat Kabupaten Magelang, sebagaimana yang pernah disampaikan
oleh tokoh Proklamator Bung Karno saat memberikan sambutan pada Peringatan Hari
Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-11 tanggal 17 Agustus 1956 di
Jakarta.
Bung Karno berpesan : “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung, berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. ***) Widodo Anwari, S.Sos