Permasalahan
sampah memang tidak ada habisnya. Permasalahan sampah sudah menjadi persoalan
serius terutama di kota-kota besar, tidak hanya di Indonesia saja, tapi di
seluruh dunia.
Negara-negara
maju telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah tersebut, begitu pun
bagi Pemerintah Daerah di mana persampahan merupakan masalah yang sangat urgen
dan serius untuk dicarikan solusi penanganannya.
Produksi
sampah yang terus menerus meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk,
perubahan pola konsumsi, dan gaya hidup masyarakat telah meningkatkan jumlah
timbunan sampah, jenis, dan keberagaman karakteristik sampah.
Meningkatnya
daya beli masyarakat terhadap berbagai jenis bahan pokok dan hasil teknologi
serta meningkatnya usaha atau kegiatan penunjang pertumbuhan ekonomi suatu
daerah juga memberikan kontribusi yang besar terhadap kuantitas dan kualitas
sampah yang dihasilkan sehingga memerlukan satu langkah jitu untuk mengelolanya
sekaligus untuk mencari solusi terbaik dalam penanganannya.
Dalam program ini diharapkan
setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan
yang sehat serta dapat menghindari dampak lingkungan yang negatif dan kurang
baik, yang salah satunya dengan membudayakan perilaku tidak buang sampah
sembarangan.
Oleh karena itu sekali lagi perlu saya tekankan pada
kesempatan ini, mengurangi timbunan sampah supaya tidak semakin banyak
memerlukan strategi yang tepat.
Hal ini penting, karena dalam penanganan sampah
tidak hanya semata fokus pada volume sampah, namun juga mempertimbangkan dampak
sosial maupun lingkungan di sekitar lokasi penimbunan. Tidak kalah penting, upaya
penanganan dan pengelolaan sampah memerlukan kerjasama yang sinergis antara Pemerintah,
Masyarakat, Akademisi, Institusi Pendidikan, LSM dan pihak swasta/pengusaha.
Langkah sinergis ini bisa diawali dari merubah perilaku
warga masyarakat terhadap sampah dengan memilah sampah organik dan anorganik, melalui
berbagai macam kegiatan seperti penyuluhan, sosialisasi, ataupun pelatihan yang
dilakukan oleh institusi pendidikan, akademisi maupun LSM, sehingga dengan
langkah sinergis ini, permasalahan sampah di Kabupaten Magelang khususnya, bisa
teratasi secara komprehensif, sistematis dan tuntas. ***) Widodo Anwari, S.Sos